Kuliah Umum: Bagaimana Melatih Anak Berfikir Kritis?

Program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan kuliah umum pada Senin, 26 April 2021 secara online melalui zoom meeting dan youtube PIAUD mulai pukul 08.00 WIB s/d selesai. Kuliah umum kali ini mengkaji tema “Bagaimana Melatih Anak Berfikir Kritis” yang diikuti oleh 200 Peserta.

Kuliah umum ini diawali dengan sambutan oleh Dr. Sigit Purnama, M.Pd. selaku ketua prodi PIAUD UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. “Besar harapan kami dengan adanya kuliah umum ini dapat menambah pengetahuan mahasiswa PIAUD tentang melatih anak untuk berfikir kritis. Hal ini penting untuk bekal mahasiswa ke depannya, terlebih sekarang ini kita perkembangan teknologi yang semakin pesat” tuturnya.

Baca juga: Arusutamakan Neurosains Program Studi PIAUD Gelar Konferensi Internasional

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni: dr. Fitria Mahrunnisa, Sp.A, M.Sc (dokter spesialis anak) dan Mutmainnah, S.Pd., M.Pd. (Dosen Universitas Syiah Kuala Banda Aceh). Kedua narasumber memaparkan materi sangat menarik dan informatif dengan perspektif yang berbeda-beda.

Narasumber pertama, dr. Fitria Mahrunnisa, Sp.A, M.Sc menjelaskan tentang “critical thinking in children”. Menurutnya, anak usia dini atau masa golden age pola berfikir anak sangat kritis, karena perkembangan otak anak berkembang dari 80% sampai 85%. Namun, apabila terjadi kendala pada perkembangan otak anak, beliau menyarankan anak agar memakan makanan yang mengandung nutrisi berupa Omega A-3S, Zinc, Vitamin B12, Iodine, Choline dan Iron.

Baca juga: Prodi PIAUD Gelar Internasional Webinar Bertajuk Rethinking Early Childhood Education in the 'New Normal' Era

Narasumber kedua Mutmainnah, S.Pd., M.Pd. memaparkan tentang strategi pendidik anak usia dini untuk menumbuhkan kemampuan critical thinking. Menurutnya, dalam menumbuhkan critical thinking dengan mengamati suatu benda, membandingkan dua objek yang berbeda, mendiskusikan dan menganalisa cerita, dan meminta anak untuk melanjutkan suatu cerita. Selain itu, dapat menggunakan pendekatan saintifik.

Semoga kuliah umum ini dapat menambah pengetahuan atau wawasan bagaimana melatih anak berfikir kritis terhadap sesuatu, sehingga ke depan dapat melahirkan generasi-generasi yang cerdas dan memajukan negara Indonesia. [Latif]