Pengalaman Gyasya, Mahasiswa PIAUD yang menjadi Volunteer Asian Games 2018

Pada saat saya menjadi Volunteer Asian Games 2018, saya di tugaskan di divisi Transportation sebagai Helpdesk di Tower 5. Banyak pengalaman yang saya dapatkan dari sana terutama masalah waktu. Karena saya berhadapan langsung dengan negara seperti Jepang dan Korea selatan, maka saya mengetahui banyak hal mengenai mengapa mereka dapat disebut negara maju. Atlit dan official yang berasal dari 2 negara tersebut sangat menghargai waktu. Bahkan, apabila mereka di jadwalkan untuk pergi pukul 10 pagi maka mereka sudah siap 30 menit sebelum waktu yang dijadwalkan.

Selain itu, pengalaman menangani schedule berbagai macam atlit yang bertanding juga mengharuskan saya utnuk bergerak lebih cepat karena telat sedikit saja, kegiatan latihan maupun pertandingan mereka bisa menjadi kacau bahkan terdiskualifikasi apabila jadwal pertandingan berlangsung.

Tidak hanya antar atlit dan juga official dari berbagai negara, tetapi juga ke sesama teman volunteer pun harus saling bekerja sama dengan baik. Karena, tugas yang diberikan kepada divisi satu dengan divisi yang lain itu saling ketergantungan maka dari itu, komunikasi yang baik antar sesama volunteer juga terjaga dengan baik.

Yang paling utama, skill kemampuan berbahasa menjadi lebih diasah pada saat kegiatan berlangsung karena mau tidak mau harus berkomunikasi dengan negara lain menggunakan bahasa inggris.