Transformasi Pendidikan Anak: Kolaborasi UIN Sunan Kalijaga dan IAINU Tuban dalam Join Lecturer 'Prophetic Parenting

Dalam rangka memperkuat kolaborasi antara dua institusi pendidikan tinggi di bidang Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta dan IAINU Tuban mengadakan kegiatan Join Lecturer. Kegiatan ini diadakan pada Selasa, 11 Juli 2023, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB di Ruang Teatrical Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga.

Dengan mengusung tema "Prophetic Parenting: Memandu Transformasi dalam Pendidikan Anak Usia Dini", join lecturer ini bertujuan untuk membahas dan memperdalam pemahaman tentang pendekatan dalam mendidik anak yang bersandar pada nilai-nilai kenabian.

Dr. Rohinah, M.A, Sekprodi PIAUDUIN Sunan Kalijaga dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada delegasi PIAUD IAINU Tuban. Ia menekankan pentingnya kunjungan dan kolaborasi ini, terutama dalam konteks join lecturer dengan tema yang relevan seperti prophetic parenting. Rohinah berharap bahwa kegiatan ini dapat membawa manfaat yang signifikan bagi kedua institusi dan mahasiswa.

Wakil Rektor 1 IAINU Tuban, Agus Fathoni Prasetyo, M.Pd, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas penerimaan dari UIN Sunan Kalijaga. Dalam sambutannya, ia menjelaskan maksud dan tujuan kunjungan ini dan berharap kolaborasi ini memiliki keberlanjutan yang dapat meningkatkan kualitas kedua lembaga. Mahasiswa juga diharapkan dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini.

Narsum pertama, Dra. Nadlifah, M.Pd. dari PIAUD UIN Sunan Kalijaga menjelaskan tentang pengertian prophetic parenting dan bagaimana penerapan nilai-nilai kenabian dalam pengasuhan anak usia dini, terutama di era digital saat ini.

Dari IAINU Tuban, Ibu Dwi Aminatus Sa'adah, M.Pd memaparkan urgensi prophetic parenting pada anak usia dini, serta penerapan pendekatan ini di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Ia juga membahas tentang bagaimana prophetic parenting dan keterlibatan sekolah serta masyarakat berjalan secara beriringan dalam mendukung perkembangan anak.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen dari masing-masing program studi, ditambah dengan 70 mahasiswa PIAUD dari IAINU Tuban. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin diskusi dan tukar pikiran yang produktif yang dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan pendidikan anak usia dini di Indonesia.

Terakhir, dengan adanya join lecturer ini, semakin menguatkan bahwa pendidikan bukanlah sebuah proses yang terisolasi, melainkan memerlukan kerjasama dan kolaborasi antar-lembaga. Diharapkan kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang signifikan bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Indonesia.