Program Pengabdian Masyarakat di SISS, Pattani: Kolaborasi dan Pemberdayaan Melalui Pendidikan

Program Pengabdian Masyarakat di SISS, Pattani: Kolaborasi dan Pemberdayaan Melalui Pendidikan
Pattani, [10/11] - Enam mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dari Yogyakarta, yakni Amirotul Hidayah, Silfi Ainun Nisa, Luluk Mahda Mumtazah, Annisa Fitria Fatimatuzzahro, Aulia Faraz Tantia, dan Ulfadilah, telah memulai program pengabdian masyarakat di Sekolah SISS, Pattani. Program ini, yang berlangsung selama tiga minggu, dirancang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan para siswa di sekolah tersebut. Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa dibagi menjadi tiga kelompok, dengan setiap kelompok terdiri dari dua orang. Mereka memiliki tugas khusus untuk mengajar dan berinteraksi dengan siswa dari berbagai tingkatan pendidikan, yang meliputi PAUD/TK (Tadika), SD (Ibtida’i), serta SMP dan SMA (Mutawasid dan Tsanawi).
Program ini menawarkan lebih dari sekadar pengajaran di kelas. Para mahasiswa juga mengorganisir kegiatan ekstrakurikuler yang disesuaikan dengan minat dan bakat siswa. Beragam kegiatan ekstrakurikuler ini mencakup pelajaran bahasa Inggris, Arab, dan Indonesia, serta pembelajaran tahsinul Qur’an, matematika, dan pencak silat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada siswa dalam mengembangkan keterampilan mereka di luar kurikulum sekolah biasa.
Selain aktivitas akademik, program ini juga memperhatikan aspek logistik dan kesejahteraan siswa. Para mahasiswa, termasuk Silfi Ainun Nisa dan Annisa Fitria Fatimatuzzahro, terlibat dalam mengantarkan pulang siswa Ibtida’i dan Tadika menggunakan mobil antar jemput sekolah. Kendaraan ini, yang mampu mengangkut hingga 30 anak per mobil, memudahkan transportasi siswa yang tinggal jauh dari sekolah.
Program ini juga melibatkan kegiatan bakti masyarakat, termasuk kegiatan 'Ziarah', yang merupakan tradisi bagi siswa tingkat akhir Tsanawi. Ulfadilah dan Aulia Faraz Tantia, berbagi pengalaman mereka dalam kegiatan yang melibatkan kunjungan ke rumah-rumah masyarakat dan interaksi langsung dengan wali murid. Ini memberikan dimensi sosial yang kaya bagi para mahasiswa dan siswa.
Akhirnya, kegiatan pengabdian ini juga memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk menjelajahi sejarah dan budaya lokal di Pattani, seperti kunjungan ke Masjid Agung Gresik. Kunjungan ini memberikan wawasan tambahan tentang sejarah lokal dan memperkaya pengalaman para mahasiswa selama berada di Pattani. Program pengabdian ini tak hanya bermanfaat dalam aspek pendidikan bagi siswa, tetapi juga memperkuat hubungan dan pemahaman antarkomunitas, menekankan pentingnya kolaborasi dan pertukaran pengetahuan dalam membangun masyarakat yang lebih baik.