Kuliah Dosen Tamu, Robert Pope dan Zachary: Prepare Your Kid to be a Multicultural Citizen!

Beberapa mahasiswa program S1 dan juga Pascasarjana Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Sunan Kalijaga berkesempatan untuk mengikuti Kuliah Dosen Tamu yang bertemakan “Preparing Your Children to be Global Citizens in a Multicultural World” pada hari kamis, 24 Oktober 2019, bertempatkan di ruang FITK lantai 2.

Forum ini menghadirkan 2 (dua) pemateri dari Australia, Robert Pope (equal access International), Zachary Muetterties (graduate certificate in leadeship), dan seorang teman mereka yang bernama Emily.

Kuliah Dosen Tamu ini dibuka oleh Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Ibu Dr. Hj. Erni Munastiwi, M.M. Pada sambutannya, beliau mengatakan bahwa, “dengan membangun generasi yang pembelajar, maka akan memberikan perubahan pada negara”. Hal ini dimaksudkan untuk membiasakan belajar mulai dari sejak dini, baik itu untuk pendidikan ataupun budaya.

Dalam Kuliah Dosen Tamu ini, Robert Pope yang merupakan alumni dari Universitas Muhammadiyah Malang ini memaparkan bahwa anak yang pada saat pendidikan awal belum memiliki prasangka, sehingga anak belum sadar apa makna akan membenci orang lain. Memberikan anak kebebasan dalam bersosial akan menjadi pengalaman dan bahan ajar tersendiri untuk anak di masa depannya.

Sementara itu, Zachary Muetterties yang memiliki hobi berkelana untuk meneliti sebuah budaya menyatakan “waktu untuk anak lebih berharga daripada memberinya uang”. Anak sebaiknya dikenalkan dengan budaya yang berbeda, menanakan nilai-nilai positif pada budaya lain, dan tidak meyakini bahwa budaya atau komunitas yang dianut adalah yang terbaik. Mendidik anak sebaiknya dengan cinta kasih, seperti menerima keberadaannya dengan setulus mungkin karena latar belakang setiap anak pasti berbeda-beda.

Ada hal yang sangat menarik pada forum ini yaitu setelah selesainya pemaparan dari pemateri, acara dilanjutkan dengan peserta dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok, kemudian Robert, Zachary, dan Emily bergabung pada kelompoknya masing-masing. Disinilah kesempatan para peserta mengambil pengalaman dari mereka dengan kedekatan yang begitu dekat, dan yang tak kalah pentingnya sekaligus dapat melatih kemampuan dalam berbahasa Inggris.

Daftar hadir kegiatan

Sertifikat kegiatan