Kuliah Dosen Tamu: Potret Lembaga PAUD Islam di Papua

Program Studi PIAUD menyelenggarakan Kuliah Dosen Tamu pada Selasa (22/11) di Ruang Teatrikal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Hadir dalam kegiatan tersebut, Debby Riana Hairani, M.Pd, salah seorang dosen Program Studi PIAUD,IAIN Fattahul Muluk Papua. Kegiatan tersebut merupakan implementasi kerja sama antara kedua program studi dalam bidang pendidikan dan pengajaran. "Kegiatan ini merupakan implementasi kerja sama antara kedua prodi yang telah kami jalin sebelumnya. Kegiatan kali ini mengangkat topik Potret Lembaga PAUD di Papua.Jadi, melalui kegiatan ini kami berharap ada sharing informasi dan wawasan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengajaran," ungkap Rohinah, Sekretaris Program Studi PIAUD, UIN Sunan Kalijaga, sebelum membuka kegiatan.

Debby dalam kuliahnya menjelaskan bahwa Papua merupakan salah satu provinsi terbesar di Indonesia. Ia juga menekankan keragaman yang ada di Papua. "Keragaman budaya, bahasa daerah, dan jumlah suku lokal (indigenous people) di Papua mencapai 412 suku asli", ungkapnya dengan bangga.

Ia juga menjelaskan bahwa jumlah penduduk muslim hanya sepertiga dari penduduk Papua yang mayoritas Kristen. Lembaga-lembaga pendidikan Islam, khususnyaPAUD juga telah berkembang luas. "Ada lembaga-lembaga PAUD Islam di Kota Jayapura, selebihnya adalah lembaga-lembaga yang berkembang di beberapa wilayah komunitas transmigran," tambah Debby.

Keberagaman juga menjadi isu pendidikan di Papua. Dalam kuliahnya Debby mengungkapkan bahwa anak-anak sejak awal telah diajarkan dan dibiasakan untuk memiliki sikap toleransi, rasa menghargai, kasih sayang dan kebersamaan. "Sikap tersebut sangat penting agar kerukunan dankeamanan tetap terjaga di tanah Papua", tutupnya. [Roh]