Pembelajaran online dan pelecehan anak: dampak pandemi COVID-19 pada pekerjaan dan sekolah dari rumah di Indonesia
Pemerintah Indonesia telah membuat kebijakan yang mewajibkan orang tua dan anak untuk bekerja dan belajar dari rumah (WFH) selama pandemi COVID-19. Meskipun kebijakan ini dimaksudkan untuk membatasi penyebaran virus dan dampaknya, hal itu telah menyebabkan trauma psikologis, meningkatkan stres pada orang tua, dan meningkatkan pelecehan anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji isu kekerasan terhadap anak selama pembelajaran online, faktor-faktor yang mendasarinya, dan implikasinya terhadap kesehatan mental anak. Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik survei menggunakan Google Forms dengan melibatkan 317 orang tua sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada kekerasan dan kelalaian anak secara fisik, emosional, dan verbal selama pembelajaran online. Hal ini terjadi karena anak-anak sering dianggap melalaikan pelajaran dan menyalahgunakan gadget. Selanjutnya, tingkat stres orang tua meningkat karena peran ganda, yaitu bekerja dan menjadi guru di rumah.
Baca artikel selengkapnya melalui link berikut: Download PDF